• Kamis, 6 Oktober 2022

Rektor Universitas Lampung Ditangkap oleh KPK; Patok tarif 100 juta per mahasiswa

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 06:12 WIB
Rektor Unila, Karomani saat diamankan KPK. (internet)
Rektor Unila, Karomani saat diamankan KPK. (internet)

Orandmaybe.com Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani ditangkap atas kasus dugaan suap penerimaan calon mahasiswa baru tahun 2022/2023.

KPK menetapkan dan menahan Rektor Unila Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Heryandi, Ketua Senat Muhammad Basri dan pihak swasta Andi Desfiandi sebagai tersangka kasus suap terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Unila tahun 2022 dengan barang bukti uang tunai Rp414,5 juta, slip setoran deposito bank Rp800 juta, deposit box diduga berisi emas senilai Rp1,4 miliar dan atm serta tabungan sebesar Rp1,8 miliar.

Menanggapi hal ini, Wakil Rektor IV Unila Suharso mengaku akan memperbaiki sistem masuk di kampus tersebut. Ia juga mengatakan, berdasarkan rapat internal yang telah lakukan, kemudian dilanjutkan dengan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), pimpinan Unila menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dengan berpegang asas praduga bersalah.

Baca Juga: Harga BBM naik tahun depan Berikut Tanggapan Luhut Binsar Panjaitan

Suharso menambahkan pihaknya siap membantu memberikan Informasi yang diperlukan tim penyidik KPK terkait kasus dugaan suap dalam penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung.

Aktivitas pendidikan di universitas negeri tertua di Provinsi Lampung itu akan tetap berjalan meskipun rektor dan sejumlah pimpinan kampus menjadi tersangka dugaan korupsi. "Kemudian juga, pimpinan Unila akan memperbaiki sistem dan pengelolaan masuk ke Universitas Lampung di masa mendatang

KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait penerimaan calon mahasiswa baru di Universitas Lampung tahun 2022.***

Penulis : Sonia Sitorus

Editor: Robi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X