• Kamis, 6 Oktober 2022

Mahasiswa MBKM Astra-USK Deteksi Dini Stunting di Alue Naga

- Kamis, 22 September 2022 | 19:06 WIB
Kegiatan pilar kesehatan mahasiswa MBKM Astra-USK (orandmaybe.com)
Kegiatan pilar kesehatan mahasiswa MBKM Astra-USK (orandmaybe.com)

Orandmaybe.com- Hampir satu bulan para Mahasiswa Merdeka belajar kampus merdeka MBKM Astra-USK melaksanan kegiatan di desa alue naga mulai dari sosial mapping, identifikasi potensi dan telaah 4 pilar, kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahan. Melalui fakultas keperawatan mengadakan pelaksanaan Pilar Kesehatan  dengan tema "Pemberdayaan komunitas Dalam Deteksi Dini dan Intervensi Stunting" di desa Alue Naga, Banda Aceh, senin (19/09/22).

Baca Juga: Penyataan Jokowi Mengenai Kenaikan Harga Minyak Pertalite: Harus Diputuskan Dengan Hati-Hati
 
Dalam sambutan wakil dekan 1 fakultas keperawatan Dr. Ners. Darmawati, S.Kep., M.Kep., Sp.Mat, menyampikan bahwa alue naga menjadi perhatian serius kami juga, mengingat keberadaan Kampus Jantong Hate rakyat aceh ini sangat dekat dan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar, ini sebagai bentuk kepedulian kami, ucapnya. Dalam sesi kali ini dibantu oleh mahasiswa MBKM, berkat dukungan PT. Astra International melalui kerjasama dengan Fakultas Kelautan dan Perikanan dalam program CSR nya, alhamdulillah kami dipercaya membina Pilar Kesehatan. Mengingat masalah stunting ini sudah menjadi isu prioritas nasional. Hal ini dapat kita lihat Komitmen dari pemerintah terwujud dalam masuknya stunting ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 dengan target penurunan yang cukup signifikan dari kondisi 27,6 persen pada tahun 2019 diharapkan menjadi 14 persen pada tahun 2024 data dari BKKBN Aceh.

Baca Juga: Rektor Universitas Lampung Ditangkap oleh KPK; Patok tarif 100 juta per mahasiswa
 
Darmawati juga menambahkan bahwa kasus stunting ini seharusnya dapat dicegah pada anak usia dibawah dua tahun, pencegahan tersebut harus dilakukan sejak dari lahir dan balita diberikan asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan tumbuh kembang anak sejak dini.
 
Ketua pelaksana kegiatan MBKM Astra-USK Ichsan Rusydi, S.St.Pi,. M.P menyampaikan rasa terima kasih kepada Fakultas Keperawatan yang telah mendukung berjalan nya program ini dengan baik baik melalui mbkm, program profesi dan program pengabdian lain bisa terlaksana di alue naga, ini tugas kita bersama untuk membantu masyarakat yang susah, ichsan juga mengajak pemerintah, LSM, swasta lainnya untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan yang sangat penting partipasi dari masyarkat, ini harus kita bangun secara penta helix.
 

Baca Juga: Kenapa ganja itu dilarang dikonsumsi? Yuk simak penjelasannya


Salah satu mahasiswa Keperawatan Diva Mardevian dalam pemaparanya memberikan materi kepada warga dari kalangan ibu dan balita mengenai seputar pentingnya kegiatan posyandu, apa itu stunting, penyebab dan akibat dari stunting, serta upaya pencegahan stunting bagi kalangan anak sejak dini dari bayi, diva juga mengajak kepada masyarakat agar dapat mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, termasuk memberikan asupan gizi yang baik dan sehat terhadap bayi hingga balita.
 
Nuraini salah satu warga yang ada didesa tersebut memberikan tanggapan dan menuturkan bahwa ia mendapat ilmu seputar stunting dan cara mencegahnya lewat acara ini.

Baca Juga: Manfaat Bandrek, Minuman Tradisonal Yang Sehat Dan Dapat Menghangatkan Badan
 
"Acara kemarin bagus, karena selain anak-anak mendapat hadiah saya pribadi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat seputar stunting dan cara mencengahnya", tutur Nuraini saat dihubungi via whatsap, senin (20/9/22). 
 
Tak jauh berbeda dari Nuraini salah satu warga Alue Naga juga memberikan tanggapannya seputar acara tersebut. Asti maya sari, ia mengaku mengaku acara ini dapat memberikan pengetahuan baru seputar dunia stunting dan memberi warna baru didesanya.

Baca Juga: uang kertas 2022 ; Lakukan ini untuk mengetahui keaslian uang
 
"saya merasa mendapatkan pengetahuan baru seputar dunia stunting dan dapat memberi kecerian kepada anak-anak di desa kami" ungkapnya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Prodi Ilmu Keperawatan Ns. Nurhasanah, M.Kep, Koordinator praktik Profesi Keperawatan komunitas Ns. Budi Satria, S.Kep., MNS, suharni, S.Kep dari Puskesmas Jeulingke, serta 10 orang ibu dan balita, turut dibantu juga oleh 21 orang mahasiswa mbkm.***

Penulis : M.Ahlul Nazri

Editor: Putri Nadia

Tags

Terkini

Terpopuler

X