• Kamis, 6 Oktober 2022

Manfaat Teh Kombucha Untuk Kesehatan Tubuh

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:24 WIB
Kombucha. (Pixabay/LyraSid)
Kombucha. (Pixabay/LyraSid)

Orandmaybe.com - Teh Kombucha adalah teh hasil fermentasi larutan the hijau dengan gula yang kemudian ditambahkan mikroba pemula yaitu bakteri Acetobacter xylinum dan beberapa ragi yaitu Saccharomyces cerevisiae, Zygosaccharomyces bailii, dan Candida sp

Teh Kombucha hasil fermentasi ini mengandung berbagai zat seperti asam asetat, folat, asam amino esensial, vitamin B, vitamin C, serta alkohol. Banyak yang menyebut teh ini sebagai teh jamur karena teh ini dibiarkan ‘menjamur’ dulu selama proses pembuatannya. Waktu yang diperlukan untuk fermentasi teh ini yaitu sekitar 8 – 12 hari pada suhu dingin antara 18 – 2 derajat Celsius.

Pada lingkungan dengan suhu lebih dingin, fermentasi akan berlangsung lebih cepat. Lama fermentasi akan mempengaruhi kualitas fisik, kandungan, dan rasa teh. Teh ini dengan sebesar 400 ml mengandung total energi sebanyak 60 kalori.

Teh Kombucha juga memiliki kandungan bakteri probiotik, yang merupakan bakteri baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Meski demikian, sebenarnya untuk mempertahankan fungsi bakteri probiotik tersebut, teh kombucha seharusnya melewati proses pasteurisasi atau proses pemanasan untuk menghilangkan bakteri-bakteri jahat lainnya. Manfaat the kombucha yaitu:

  1. Sumber probiotik

Kombucha terbuat dari fermentasi antara teh hitam atau teh hijau dengan koloni bakteri dan ragi yang bersimbiosis (scoby). Proses fermentasi kombucha menghasilkan sejumlah bakteri, salah satunya yaitu spesies bakteri asam laktat yang memiliki fungsi probiotik. Probiotik merupakan bakteri yang baik untuk kesehatan usus manusia, termasuk dalam aspek pencernaan, peradaangan, dan bahkan penurunan berat badan.

  1. Mengontrol kadar kolesterol

Teh hijau merupakan salah satu minuman paling sehat di dunia, hal ini karena teh hijau mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh. The kombucha yang merupakan hasil fermentasi dari teh hijau ini menghasilkan antihiperkolesterolemia. Zat tersebut berguna untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah pada orang yang berisiko penyakit jantung dan obesitas.

  1. Sumber antioksidan

Antioksidan merupakan zat yang dapat melawan radial bebas dan molekul reaktif yang dapat merusak sel tubuh manusia. Para ilmuan percaya bahwa antioksian yang berasal dari makanan dinilai lebih baik untuk kesehatan dibanding mengonsumsi suplemen antioksidan. Manfaat kombucha sebagai antioksidan ini sebelumnya pernah dilakukan pada tikus. Setelah dikonsumsi secara teratur, kombucha dapat mengurangi toksisitas hati yang disebabkan oleh bahan kimia beracun. Meskipun belum ada penelitian pada manusia, tetapi kombucha dinilai bisa melindungi manusia dari penyakit hati.

  1. Membunuh bakteri

Salah satu zat yang dihasilkan selama fermentasi kombucha ialah asam asetat. Asam asetat merupakan senyawa yang mampu membunuh banyak mikroorganisme berbahaya. Berdasarkan penlitian yang dilakukan oleh Houda Battikh dkk pada 2012 dalam Journal of Food Biochemistry yang berjudul "Antibacterial and Antifungal Activities of Black and Green Kombucha Teas", menemukan bahwa teh hijau yang difermentasi untuk membuat kombucha menunjukkan potensi antimikroba yang tinggi. Efek antimikroba ini mampu menekan pertumbuhan bakteri dan ragi yang tidak diinginkan, serta tidak mempengaruhi bakteri probiotik yang menguntungkan pada kombucha.

  1. Meningkatkan kesehatan usus

Kombucha baik bagi kesehatan usus sebab kandungan probiotik di dalamnya. Saat mengonsumsi kombucha, kita pada dasarnya mempercepat masuknya probiotik ke usus. Dengan begitu, probiotik mampu mempertahankan atau meningkatkan pertumbuhan bakteri baik sehingga pencernaan kita akan meningkat. Manfaat Kombucha ini juga dikatikan dengan peningkatan kesejahteraan mental hingga pengurangan risiko terkena diabetes tipe 2.***

Halaman:

Editor: Robi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X